Bahagia

by - Mei 01, 2013

Bahagia

Oke, setelah saya pikir-pikir selama perjalanan pagi yang bahagia. Ini adalah Rabu yang paling bahagia yang pernah ada #plak

Tidak, tidak, sebenarnya ini adalah obrolan pagi di jalan tentang mahasiswa bahagia macam kita #ditamparlagi

Hari ini kita berjalan dengan bahagia menuju kampus yang harus dibilang tercinta, lalu kita tertawa bahagia membicarakan mahasiswa Ekonomi karena habis liat anak ekonomi yang punya 'reputasi' yang baru aja keluar dari Sergur dengan wajah mencolok yang mirip banget mukanya sama 'Dosen Teridola Sepanjang Masa' *oke, ini mulai aneh.

Tapi anak bahasa Arab gak kalah bahagia karena kita bahagia dunia akhirat nanana~
Sebab teman saya menyebutkan itu, yosh! dan mulai hari ini saya melabelkan diri sebagai Mahasiswa Bahagia Dunia dan Akhirat! Kanpai~ *jadiingettadipaskanpai haha

Setelah kita berjalan santai dengan santai banget karena kita bahagia, sampai kelas kita bertambah bahagia. Tumben ya belum ada Dosen ''mengerikan" itu XD
Lalu kami memilih tempat duduk paling belakang sambil bahagia nananana *padahal gakadakursilagiselaindidepandanpalingbelakang. Kemudian tahu kalau anak Non Reg katanya gak ada dosennya, kan semakin bahagia sambil nari-nari gaje ke kamar mandi dan mendendangkan lagu da~da~da~da~~

Dan tiba-tiba ditambah bahagia karena orang yang gak pernah masuk hari masuk~ nanana~ ciyee XD

Tapi bahagia itu kandas sudah setelah satu menit lalu balik ke kamar mandi menemani teman saya T^T Nyampe kelas, luarnya udah gak rame dan pintu tertutup rapat lalu taraaa~ Itu dosennya ada T-T *patahati

Kebahagiaan hari ini sirna *jess =3= kembali dengan muka menarik bahagia masuk.
Lalala~ begitulah pelajaran berlangsung lalu tiba-tiba datang sosok dua malaikat berbaju putih dan bersorban panjang (?) *malaikat itu kata temen saya kok.
Mereka tinggi-tinggi, pake baju putih, masuk tiba-tiba dan olalaa~ mereka memanggil nama teman saya yang dapat nilai tertinggi pelajaran Kalam. Daaan pikiran bodoh saya ketika teman saya dipanggil ke depan kelas adalah : Dia Bakalan dapet Hadiah atau tiba-tiba dapet beasiswa ke luar negeri atau dia pindah ke LIPIA, dan ternyata soal UTS Kalam IV kemarin adalah jebakan buat mencari siswa berprestasi.
Dan itu salah besar! =.= saya gak tau apa yang disuruh mereka kepada teman saya di depan. Padahal saya udah tereak-tereak 'Ganbatte Ni'mah Ganbatte!' .... dalem hati #plak tapi dia masih terlihat gugup dan minta dikembalikan ke tempat duduknya. Lagipula pikiran bodoh itu emang bodoh banget. Masa iya, yang 'katanya' soal Kalam itu gampang banget bisa jadi acuan buat dapet beasiswa #timpukpala

Oke, Klarifikasi. Jadi pelajaran Kalam IV diajar sama dosen dari LIPIA. Tau LIPIA dong? gak tau? ah ga gaul banget -_- Ituloh yang orangnya orang-orang Arab semua gitu. Jadi ini adalah pelajaran yang paling saya gak suka. Karena datang pun gak pernah ngerti apa yang dosen bilang, dia gak bisa bahasa Indonesia dan ngomong bahasa Arab full dengan gerakan-gerakannya.
Dan tiba-tiba pagi tadi, Ketua Jurusan dan dua (malaikat, baca: dua orang LIPIA) datang secara tiba-tiba dan yang satu senyum-senyum sok imut dan yang satu memandang tajam ke seluruh ruangan. Yang saya liat banget sih pas dia menatap sinis nan aneh ke arah AC. Mungkin dia mikir gini kali ya : 'Itu AC? Atau pajangan? Kok jelek amat? Panas nih' *diDOdariUNJ /

Dan pelajaran usai dengan damai. Oke, kali ini saya gak ngerti karena saya ada di barisan belakang, dan saya gak bisa baca apa yang ditulis di papan tulis T^T apa karena tulisannya jelek banget atau mata saya udah burem kaya kaca yang gak pernah dielap seabad? *tampar~

Lalu bahagia itu datang lagi. Tara~ akhirnya saya nanya masternya itu EPBA *boongboong. Cuma minta jelasin aja XD kan kali-kali ya minta belajar sama orang *sakinggakpernahnyabelajarsamaorang. Arigatou Ai~ ^///^/

Terus mungkin efek bahagia yang udah luntur, jadi saya males makan =.= pengennya minum aja, tapi minumnya mulai abiiis~ TAT

Yah, hanya begitulah hari bahagia itu. Apalagi pas pelajaran Quran, entah cape liat kelompok yang maju yang jelasin ayat dengan banyaknya Tafsir per orang =.= dan saya malah maen Laptop. Engga kok cuma ngerjain PPT yang mualessnyaaa minta ampun #ampun ampun T=T

Kami pulang dengan bahagia. aih? apanya yang bahagia? Saya malah ngerasa Dehidrasi. Aaaaa kenpa udara semakin panas saja >w< Pengen pulang pengen pulaaaaang

Dan~ di malam yang hujan ini. Hujannya ganas, lagi gak bahagia dia -.- setelah nonton Kaichou wa Maid-sama yang romance-comedy itu. Yang di episode 19 saya ketemu sama Usui yang pake kacamata dan kakkoi >w< *lagi-lagi tipemu seperti itu nay -.- Hahaha XD

Tadi ada petir yang bikin Jahroh gemeteran, Karena dia yang paling deket pintu dan emang itu petir hampir masuk kamar. Ah~ ujannya lagi galak -.-
Tapi saya pernah ketemu petir yang lebih jahat lagi,
Jadi ceritanya saya lagi jalan dengan santai dan terlihat bahagia *padahalengga
dan ada dua orang perempuan yang jalan berlawanan arah. Tiba-tiba gak ada ujan, gak ada apa, cuma mendung gelap pekat aja sih #plak
Petirnya nyambar sampai bawah tanah, karena diatasnya ada kabel listrik dan di pinggirannya ada tiang listrik gede. Dan disitu ada Guee! Dan dua orang perempuan itu kaget dan takut dan pingsan *lebay. Dan saya pun pura-pura pasang ekspresi kaget *boongboong dan saya jalan dengan santai sambil mikir *lupa mikir apaan, yang penting saya suka mikir deh, meski mikir aneh gajelas dan tiba-tiba ngakak, atau berubah sedih atau berubah lucu :3 #digampar

Oke, sekian saja tulisan bahagia ini saya buat. Allright, rabu bahagia kan? XD

Ja!
Oyasumi!

oi, kenapa Indosat gak ada sinyal dari kemareeeeeeeeeeeeen *gabisangenet, gabisangeblog dan gakbisaseraching aaaaaaaa padahal semalem gue baru perpanjang pulsa internet T^T

Jakarta (yang sedang hujan dan merasa terisolir karena sistem sinyal hilang dari peredaran), 1 Mei 2013


aaaaa Lupa nyambut!
Selamat Datang Mei ^o^/ ada apa ya bulan mei? '3'

You May Also Like

0 komentar

INSTAGRAM @ALYANAYLA