forget-forget-forget

By Nayla Nuha - Mei 11, 2012

Konbawa!

Okey, saya cuma mau curhat sedikit tentang sesuatu, bukan tentang hari ini, bukan tentang kemarin. Tapi tentang sekarang #apabedanya

yap yap saya semakin tidak suka dengan sekolah saya dulu. Benar-benar sudah dilupakan ya saya ini. Padahal saya kira saya tidak akan dibuang seperti itu. Setelah dimintai uang sebesar 3 juta hasil kerja keras sendiri #masihgaikhlas.

Oke, yang mereka liat itu apa? yang mereka jadikan kriteria itu apa?
Bukankah saya dan teman saya (yang juga sudah amat dilupakan) yang membentuk organisasi kecil itu? atau memperindah sedikit papan yang jelek itu. dan oo.. ternyata saya benar-benar tidak tahu apa-apa. Membayar semuanya untuk semua hal yang kosong.

Jadi yang diingat mereka adalah, mereka yang ikutan paskibra dan datang dengan embel-embel universitas yang begitu. Oh ya, mereka itu yang suka datang kesana? itu karena rumah mereka dekat dan gak kuliah jauh-jauh seperti saya,

Oke, yang dulu-dulu itu apa ya, rentang waktu 2010-2011
Kayanya gue yang paling sibuk rentang kelas 2 naik kelas 3 dan kelas 3 mau lulus. Oke, saya emang ga pinter-pinter amat buat dapetin ranking. Tapi saya jujur, hey.. begitu berhargakah nilai dalam sebuah lembaga pendidikan?

Lalu, selain nilai yang penuh kecurangan itu tidak ada lagi?
Yap rekayasa memang menyakitkan. Harusnya gue gak usah susah-susah mikirin nasib sekolah begitu. Gue ga usah repot-repot cari hal-hal yang penuh inovatif. Toh, yang dianggap itu hanya nilai, oke.. nilai yang bagus... bukan kejujuran atau bakatnya atau kreativitasnya.

Oke, oke satu lagi yang bikin saya cukup sakit hati adalah.. ya yang tertera  pada desain-desain itu.
Cukup deh, saya ingin cepat-cepat mengambil semua harta saya disana -____-"

Kadang memang selain nilai sulit dihargai ya,
sebel banget deh ya, untuk apa saya waktu itu ada disana, hanya untuk dilupakan hahahaahaa

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar