­
­

By Nayla Nuha - Februari 28, 2014
aku merapal namamu berulang-ulang berharap malam segera enggan untuk terus menungguimu sungguh, aku ingin bertemu dan meleburkan hidupku lagi pun aku sudah bosan menanyai kabar sebab kabarmu sudah lebih dulu membungkam Persis seperti yang kubayangkan. Tidak ada kata baik-baik saja, ataupun rasa  candu lagi untuk bercerita...    #Jakarta, 28 Februari 2014 - 05:08 ...

Continue Reading

  • Share:

Mahkota Bunga (2)

By Nayla Nuha - Februari 28, 2014
Kami berjabat tangan. Hangat. Dalam hatiku ada yang berbisik, selamat datang dunia baru."Ramaaaa" suara seorang ibu dikejauhan. Aku tidak terlalu memperdulikan, mungkin ibu itu sedang memanggil anak-anak lain. Tapi, tidak ada anak lain selain mereka berdua. Kamu  menoleh ke belakang, lalu berseru."Hey, jadi namamu itu Lama atau Rama?" aku membuatnya menoleh lagi padaku.Kamu nyengir sambil berusaha bilang, "Namaku Lama.." ah, terdengar sama saja,...

Continue Reading

  • Share:

By Nayla Nuha - Februari 26, 2014
Mungkin sekedar rasa-rasaku atau terkaan-terkaan yang seharusnya tidak kukatakan ya, ini mungkin sekedar ketidaktahuaan tentang jarak kita yang semakin berjarak aku seperti tidak memahamimu, ada dinding yang sedang kau bangun perlahan-lahan disampingku.. apakah aku ini benar-benar tidak pantas, untuk sekedar bertanya, kenapa? #Februari 2014, Maaf, saya sering tak sadar menyakiti perasaan. Mungkin saya terlalu egois.. ya.. / ada mimpi yg seperti nyata. Semoga...

Continue Reading

  • Share:

Menikmati Selasa

By Nayla Nuha - Februari 25, 2014
Hari ini saya mencoba menikmati hidup di hari ini. Mulai dari keliru membuat oprec, lalu berlari bersama hujan, menunggu kendaraan kotak ditengah kemacetan kota yang katanya nan asri dan sejuk, mengedit banner ditengah kejenuhan jalanan, menikmati angin kendaraan yang dingin, sampai pasrah pada kotak-kotak digit jam yang terus berjalan. Kemudian saya kena absen, walau masuk kelas. Kemudian beribu-ribu tanya yg tersimpan seperti hilang...

Continue Reading

  • Share:

Jalan kaki Malam

By Nayla Nuha - Februari 24, 2014
Hari ini, Perjalanan ter'rileks' yang pernah saya alami. Bukan karena hujan yang bikin dingin dan bikin ngantuk, atau lagi bersemangat melihat jalanan malam lewat jendela besar perjalanan. Saya pun tidak duduk nyaman diatas kursi kendaraan dan tertidur pulas sampai bogor. Saya duduk dibawah, lesehan dengan kaki menekuk. Duduk sambil senderan penyangga kursi dan disamping kaca pintu yang besar itu. Lalu saya mengeluarkan sebuah...

Continue Reading

  • Share:

By Nayla Nuha - Februari 23, 2014
Malam menunggumu sudah hampir pagi rupanya. bukankah kamu harus menyambut matahari esok? Tidakkah lelah? Ah, mungkin kamu menunggu sesuatu yang tidak merasa ditunggu.. Mungkin esok dia datang bawa alasan, ...

Continue Reading

  • Share:

Hai buk,

By Nayla Nuha - Februari 23, 2014
Hai buk, apa kabarnya? Rasanya baru tadi siang aku tersenyum membaca pesan singkatmu yang penuh khawatir, sekali dua kali, bahkan tiga kali anakmu ini memang perlu nyasar, walaupun itu sebenarnya memalukan untuk seorang gadis seusiaku. Tapi apa boleh buat? Keberanian itu bukannya kau yang selalu tuntut? Mungkin nanti setelah nyasar berulang kali, aku bisa membawamu berjalan-jalan keliling-keliling kota tetangga. Hai buk, apa kabarnya?...

Continue Reading

  • Share:

Keluarga

By Nayla Nuha - Februari 23, 2014
Kamu tahu? Ketika kamu perlahan-lahan jauh dari obrolan-obrolan yang selalu membuat rindu. Gelak tawa yang membuyarkan peluhmu? Kamu perlu membuat satu momen baru: Keluarga Baru Ya, mungkin begini rasanya. Semakin bertambah tingkatan, ketika berkurang terus menerus usia kita, ketika doa yang semoga tidak pernah terhenti dan selalu khusyu di saat-saat Allah meng'ijabah' doa kita, Allah perlahan-lahan menuntun kita pada jalan-jalan yang telah disusunnya...

Continue Reading

  • Share:

By Nayla Nuha - Februari 19, 2014
Kamu sedang berbohong padaku dan mengharuskan aku untuk menerka perkataanmu yang tiba-tiba ;selalu penuh diksi aku cuma sedang bertanya-tanya, pada tahun yang terus membuat kita berubah; semoga ada yang tidak berubah Bolehlah aku sedikit jujur benar-benar tidak ada yang lain melebihi kamu dalam jarak waktu yang tidaklah sebentar dan mungkin ini adalah jawaban-jawaban atas banyak pertanyaan yang selalu buat kepalaku ingin meledak apa...

Continue Reading

  • Share:

#tsaaaaah

By Nayla Nuha - Februari 19, 2014
Melakukan pekerjaan sampingan; macam membuat novel, menulis puisi, membuat cerpen dan membuar artikel, bisa benar-benar menjadi pekerjaan sampingan diatas prioritas utama. Tapi kalau melakukan pekerjaan yang sedang dikesampingkan seperti menggambar, latihan bikin komik, ngedesain dan tiba-tiba ingin merambah dunia animasi, kayanya itu gak bisa disebut sampingan, dan secara tidak langsung bobot prioritas melesat jauh melampaui hal-hal yang harusnya menjadi pekerjaan utama. Jadi kuncinya...

Continue Reading

  • Share:

By Nayla Nuha - Februari 19, 2014
Sejatinya Allah yang menilai pekerjaan dari amanah-amanah yang dipercayakan, bukan cibiran manusia yang terkesan menjatuhkan, atau tertawa mereka yang semakin memojokkan. Kan saya sudah pernah memberikan pernyataan; masih lebih baik diam dan tdk bekerja daripada banyak omong tp tdak bekerja, yah, sejatinya, nilai yg harus diperhatikan itu nilainya Allah, bukan semata nilai yg cuma dijadikan formal oleh manusia. Saya sih sudah bisa menerka,...

Continue Reading

  • Share:

By Nayla Nuha - Februari 18, 2014
cih, seharusnya tidak perlu tau.. tapi.. apa daya malah tau sendiri, diterusin lagi.. cih.. kenapa harus melulu tau.. dan benar-benar terlihat, itu kan jadi menyakitkan, dan dan.. ah untuk apa pula harus merasa seperti ini, toh siapa saya -oyasumi. Kamu tidak perlu lagi menunggu apapun. Toh yg ditunggu tidak pernah merasa ditunggu :') *oke, mungkin ini berlebihan, tapi setidaknya harus dikeluarkan, w.w kalau...

Continue Reading

  • Share:

/terimakasih

By Nayla Nuha - Februari 18, 2014
Sepertinya aku harus bertemu kamu, menengok malam,  Aku tahu kamu pasti masih diam menungguku datang; kumohon tersenyumlah...Lalu beritahu aku suara ayunan yang sudah kau buat untuk menungguku.  Tapi maaf, aku belum membawakan lukisan langit padamu,  lagi-lagi aku hanya membawa cerita-cerita masam tentang dunia yang kita selalu sebut.  Dunia yang bulan dan langitnya masih satu, Sepertinya aku harus bercerita banyak ketika bertemu kamu, ya,...

Continue Reading

  • Share:

pagi,

By Nayla Nuha - Februari 18, 2014
Selamat pagi,hari ini aku tak sengaja melihat pagi sedang bertengkar dengan langit. Seketika aku jadi ingat Elektra, segaris cahaya terang yang membuat orang-orang menutup telinga. Rupanya langit dan pagi mempertanyakan matahari. Dan benar saja, ketika segaris cahaya itu akhirnya bergemuruh, sempurna matahari menutup diri. Ia takut dengan pagi, juga rintik yang segera turun.Selamat pagi,hari ini aku membacanya lagi. Ucapan yang pernah salah dibaca,...

Continue Reading

  • Share:

Kostan Part (keberapa)

By Nayla Nuha - Februari 18, 2014
2 tahun menempati ruangan ini. Cuma satu kali berganti teman kamar. Dan selebihnya bertahan dengan kesabaran. Yang pada akhirnya saya perlahan-lahan mengikhlaskan semuanya. Toh, sebentar lagi usai? Toh sebentar lagi berpisah? Apa salahnya mulai membuka hati untuk menerima dan membawa semuanya dalam keadaan senang? Satu bulan tidak mengunjungi kostan rasanya seperti balik ke rumah tua dengan debu, dan itulah rutinitas melelahkan  ketika harus...

Continue Reading

  • Share:

BEM J

By Nayla Nuha - Februari 16, 2014
Pada awalnya saya berharap disinilah saya menemukan dan membentuk keluarga baru. Yah, seperti bayangan mahasiswa-mahasiswa baru yang melihat seniornya dalam sebuah organisasi yang solid dan benar-benar berguna untuk masyarakat, atau bayangan mahasiswa-mahasiswa baru yang inginkan sebuah perubahan disertai dirinya di dalam jurusan yang ia tekuni. Yah, sejatinya, pada akhirnya tekad saya mentok diujung jempol saja. Tidak lebih. Dakwah di jurusan sendiri itu ternyata...

Continue Reading

  • Share:

Duduk-duduk bertiga

By Nayla Nuha - Februari 13, 2014
Hari ini saya menyadari, bahwa sayalah satu-satunya orang yang tetap merasa asing dengan pilihan yang saya pilih. Hari-hari yang selalu saya lalui, dan target-target yang selalu saya kunci tapi tidak pernah mudah untuk dibuka. Yah, mungkin sayalah satu-satunya orang yang sampai detik ini tidak menyukai dan otomatis tidak bisa -oke *nangis dipojok kamar* Saya harus menghadap siapa lagi, saya harus disamping siapa lagi...

Continue Reading

  • Share:

By Nayla Nuha - Februari 12, 2014
Harusnya kamu bisa menikmati kekosongan waktu, membuatnya tidak menjadi sesuatu yang dipaksa diisi, atau membiarkan pikiran-pikiranmu bertabrakan untuk masuk ke dalam duniamu.  Ya, harusnya kamu bisa menikmatinya dan tidak menyalahkan keadaan yang tidak pernah berubah.  /ya, saya sedang menganggap biasa saja hari rabu dan ternyata tetap saja berjalan seperti ini. Oke, saya cape. Tidak ada pekerjaan yang benar-benar selesai semua hari ini. yah,...

Continue Reading

  • Share:

Kembali Ke Kampus

By Nayla Nuha - Februari 11, 2014
Kembali ke kampus adalah kembali pada kenyataan yang tidak bisa dihindari. Keharusan untuk menyukai sesuatu yang masih dipaksa disukai. Keharusan untuk bercerita, menciptakan tawa dan memulai obrolan yang kadang membingungkan. Keharusan untuk memikirkan bahwa hidup bukanlah tentang diri sendiri, hidup harus punya  manfaat untuk banyak orang. Orang-orang yang harus dan masih terus bertambah untuk mempertemukan diri. Keharusan untuk selalu menerima apa-apa yang berubah...

Continue Reading

  • Share:

(':

By Nayla Nuha - Februari 09, 2014
Ya, sepertinya saya kepingin bilang ini sama kamu :') ...

Continue Reading

  • Share:

Cerita dan Teman

By Nayla Nuha - Februari 08, 2014
Akhir-akhir ini saya memperhatikan seseorang. Yang masih sama, datang dan pergi diam-diam. Datang terlambat dan kadang pergi dengan cepat atau paling terakhir. Tentang banyak ia bercerita. Tentang banyak pertanyaan yang dilontarkan atau obrolan yang dimulai. Yah, setidaknya saya tahu sekarang kamu sedikit demi sedikit punya banyak kesempatan. *apadeh Hampir seminggu ada di Jakarta. Untuk minggu pertama kuliah yang ngegaje. Dari hari senin yang...

Continue Reading

  • Share:

By Nayla Nuha - Februari 07, 2014
Hey, bisakah ketika kamu anggap aku berlari dan akan meninggalkanmu; kamu masih menganggap aku akan menunggu di depan?  Setidaknya aku peduli untuk menyuruhmu berlari juga meski tertatih... ...

Continue Reading

  • Share:

Adalah..

By Nayla Nuha - Februari 05, 2014
Cinta itu adalah Ketika kita selalu mengingat seseorang, tapi seseorang itu sama sekali tidak mengingat kita Kita tetap selalu yakin atas cinta kita Cinta itu adalah Ketika kita selalu menjadi yang pertama peduli selalu menjadi orang terakhir yang menyerah Meski seseorang tersebut tidak tahu Kita tetap selalu yakin atas cinta kita Tidak berkurang walau sejengkal Cinta itu adalah ketika kita mengorbankan apapun milik...

Continue Reading

  • Share:

Tidak

By Nayla Nuha - Februari 03, 2014
Ya, seenggaknya memberi jawaban 'tidak' kadangkala bisa memberhentikan praduga atau pertanyaan. Meski kebanyakan perempuan yang berkata 'tidak' artinya bisa jadi 'tidak baik-baik saja' atau kebalikannya ingin mengatakan 'ya, kamu benar' Tapi setiap perempuan mungkin punya alasan-alasan ketika ia berkata demikian; ingin dimengerti atau mereka tidak punya alasan untuk dilontarkan dari jawaban 'tidak' Yah, seenggaknya 'tidak' itu bisa jadi pemutus pembahasan. haha #random sepertinya...

Continue Reading

  • Share:

Hitam,

By Nayla Nuha - Februari 02, 2014
hujan di januari;  sepetak ruang bercerita lewat aroma minyak cat ada warna-warna tersusun acak setelah hujan menimbunnya dan tak mau membuat celah terang berpendar dan tirai tidak lagi pernah terbuka ada sepasang mata memandang sekitar; bertatap kosong sambil memanggil tetesan hujan ia tergenang dalam biru yang ditenggelamkan kuasnya lalu kuas-kuas ramai bertanya kenapa si pelukis tergenang oleh hujan sedang di pojok ruang ada...

Continue Reading

  • Share:

By Nayla Nuha - Februari 02, 2014
Pergilah.. Yang jauh.. Jangan kembali... ...

Continue Reading

  • Share:

Hasil kerja hari ini

By Nayla Nuha - Februari 01, 2014
taraaa~ pengennya sih bikin satu gambar yang selesai dalam waktu sehari. Tapi yah, apa daya ide dan waktu dan mood itu tidak bisa diajak kompromi. Apalagi kalau dirumah itu gak ada waktu atau tiba-tiba malas pengen tidur atau kerjaannya suruh masak di dapur mulu T-T ini artwork yang dari kemaren2 saya pikirin. dan tiba-tiba saya ingat saya belum posting lagi minggu ini. Ah,...

Continue Reading

  • Share:

Hello.

By Nayla Nuha - Februari 01, 2014
Februari sedang menyapa lewat senja. Jingga sekali; lalu aku teringat esok dan esok. Rupanya rasanya seperti ini, harus kembali lagi pada rutinitas yang menjadi kebiasaan.  Kamu harus pulang, dan sesekali menyapa senja diatas jembatan atau dibalik kaca mobil. Kamu harus pulang, membenahi kesalahan-kesalahan dan mulai menyusunnya di pojok kamar singgahmu. Kamu harus pulang, meski rasanya sudah banyak yang terjadi. Sudah banyak kertas yang...

Continue Reading

  • Share: