be process

By Nayla Nuha - Agustus 19, 2013

Beginilah, berjalannya sebuah proses. Tentang sesuatu yang saya cintai, tentang sesuatu yang menyapa saya mengubah cita-cita. Tentang bagaimana kecintaan mampu membuat kita tekun belajar sendiri ; otodidak. dan tentang bagaimana saya pertama kali menyentuh software desain bernama Corel Draw.

Awal mula menemukan Corel di sebuah laboratorium komputer sekolah, dari apapun setelah blog, saya mulai tertarik pembuatan buku tahunan yang dilakukan guru saya di software desain bernama Corel Draw.

Hal pertama yang saya sukai dari pelajaran awal di sekolah menengah adalah Desain Grafis dan taraaa saya mulai mempelajarinya dengan seksama software luar biasa itu.

Desain digital pertama berawal dari Corel. Tinggal tentukan bentuk dasar, dan kalian bisa menjadikannya macam-macam bentuk. Dari membuat objek sederhana, sampai harus membuat filosofi Logo diri sendiri. Dari latihan membuat jenis font *sampai entah kenapa bisa tersebar di google* dan yang paling niat adalah bikin Undangan Pernikahan. ya, undangan pernikahan yang saya buat itu benar-benar satu-satunya undangan yang paling niat banget bikinnya dari undangan-undangan yang teman-teman saya buat.

Tapi, dalam masalah pembuatan Logo, saya paling lemah. Saya tidak bisa memasukkan filosofi yang pas dalam setiap logo. Dari bentuk, juga filosofi warnanya *padahal saya paham betul ya*

dan yang tertera diatas adalah Logo pertama saya, yang di launching diatas packaging/kemasan product untuk dipasarkan. Cupu. Terlalu biasa, jelek, gak menjual. Haaha


dan yang ini, adalah Desain Logo yang baru dari Produk diatas. Saya selalu suka simple, Entah kenapa waktu buat ini, adalah zaman dimana saya dan keluarga saya menyukai hal yang classic dan vintage.  Dan icon ini mungkin bisa membantu pemasaran lebih bagus lagi. 

Terlihat beda? iya. Dalam kurun waktu 1 tahun saya masih menghabiskan waktu dengan Corel. Perlu kesabaran ekstra untuk bercengkrama di Corel. ah ya, logo ini pun hasil kolaborasi seorang teman, adik dan software SAI. 

Oke, disaat saya mulai menyukai Corel lagi, setelah Photoshop yang simple berhasil mengambil hati saya, juga menghemat waktu saya. corel saya satu persatu bermasalah.
Yah, seperti hari-hari kemarin dan hari ini.

Bisakah saya melupakan semua kegiatan kampus dan fokus pada pekerjaan yang juga menghasilkan uang? -__-" 

*rasanya saya benar-benar tidak ingin datang terlambat di pembukaan MPA ini, iya, saya maunya gak usah datang selama-lamalamalamalamalamalamalamalamanyaaa~*



  • Share:

You Might Also Like

0 komentar