Sungguh

by - Maret 31, 2010

pertengahan
senang dan harap
bimbang dan resah

kita sekedar
bertanya kabar
setelah sekian hari
angin menghapus jejak-jejak
hamparan pasir

aku sudah keliru
menafsirkan pesanmu
yang sesingkat itu
hanya bertukar alasan

sungguh
kataku pagi itu
bukan sepenuh hati
hanya terlitas
sepintas disambut dingin pagi

sungguh
aku yang keliru

*kali ini puisi yang aneh*

You May Also Like

1 komentar

INSTAGRAM @ALYANAYLA