Perahu Kertas

by - Maret 22, 2010

Perahu Kertas! akhirnya saya selesai juga membaca novel tersebut. Bisa dikatakan seharilah selesai bacanya. Kalau setengah hari ditambah setengah hari lagi, bisa jadi sehari kan *maksa.com* hahhaa

Awalnya dalam target saya, mengingat karena saya sangat gemar sekali membuat perahu kertas dari kertas-kertas bekas yang ada, maka dari itu saya berniat buat bikin novel judulnya 'perahu kertas'.

Tapi emang bukan takdir saya yang bikin novel judulnya perahu kertas, karena beberapa hari kemudian saya liat banner buku yang judulnya 'perahu kertas' -.- *guling-guling sambil nangis deh saya*

Okey, berhubung saya penasaran dari banner buku yang judulnya 'perahu kertas' itu langsung saya selidiki menghampiri mbah google, terus browsing! dan ditemukanlah bahwa pengarang buku tersebut adalah DEE alias DEWI LESTARI. Mengingat DEE saya jadi teringat dengan buku Recto Versonya dee yang saya baca habis di toko buku, hmm... pasti menarik. Karena memang saaya berbakat sekali menjadi mata-mata, akhirnya saya bisa baca sinopsisnya kemudian perlahan demi perlahan dalam membaca setiap baris sinopsisnya saya tertarik banget!

Ketika ada kesempatan ke Toko Buku, dan melihat novel perahu kertas masih banyak berjejer buku di deretan buku terlaris, saya comot satu dan saat itu saya tetap tidak merasa menjadi seorang yang ketinggalan zaman baru membaca buku perahu kertas. heuheu

Ternyata baca buku di toko buku dengan buku setebal itu memakan waktu lama dan begitu membosankan, *karena tempat duduk di tko buku sudah habis dijajah orang lain, saya kelewat cepet sama merka*

akhirnya, saya minta pinjem ke temen adek saya, dengan syarat mengembalikan pinjaman buku ELDEST dan menukarnya dengan buku Perahu Kertas.

Sampai di tangan saya, girangnya udah gak ketulungan. Kesempatan baca di suatu hari yang begitu membosankan pun menggerakkan saya untuk membuka novel tersebut, kira-kira selama empat jam saya habiskan baca buku tersebut dengan tawa dan tangis. keren banget bukunya! bisa nyentuh hati banget!

yang paling saya suka dari tokoh utamanya itu, sebut saja KUGY, dia dicap sebagai mahluk aneh a.k.a MOTHER ALIEN. okeey, dan akhirnya senyum saya mengembang dan entah mengapa saya menjadi bangga disebut orang aneh sama banyak temen-temen.

Ini novel membangkitkan percaya diri banget, buat kita bangga menjadi diri kita sendiri walaupun aneh. Dan saya bangga karena saya merupakan ciri khas orang yang menginginkan sifat yang berbeda dengan yang lain. Punya kehidupan yang akan dijalankan secara unik dan prinsip yang berbeda dengan yang lain.

Ada yang bikin saya haru dan sedih, ini terkait dengan seni, yang kata semua orang seni itu bukanlah dunia yang patut digeluti atau dijadikan profesi. hmm, KEENAN salah satunya, yang ditentang orang tuanya.

Novel Perahu kertas gak lain adalah novel persahabatan dan cinta serta terkandung mimpi-mimpi yang dibangun dengan konsep yang jelas, DEE dapat menjabarkan apa itu kehidupan bumi  dan kehidupan khayalan. DEE membungkus cerita cinta ini dengan cara yang berbeda, kehidupan yang berbeda namunn pada akhirnya tetap bisa ditebak.

Ada dewa Neptunus, ada agen Neptunus dan tak ketinggalan PERAHU KERTASnya. Baca Perahu Kertas bikin saya semangat punya mimpi-mimpi.

yang belum baca wajib baca! wajib banget! *itu pun kalo jenuh kaya saya, sekarang2 jarang baca novel indonesia*

--- okeeey selesaai ---

You May Also Like

0 komentar

INSTAGRAM @ALYANAYLA