Kamu sedang duduk di sisi jendela dengan jeda yang lama, meracik perasaan yang kacau balau. Menciumi bau hujan, dan rasanya ingin sekali membuka kaca jendela lalu membawanya masuk ke sisimu.
Kamu kemudian ingat, pada pertanyaan yang didalamnya ada pilihan. Padahal kamu tidak suka untuk memilih. Ah, itu mengacaukan pikirmu juga.
Kamu ingin bertanya kepada sang penanya tentang pertanyaan yang dilontarkannya, bagaimana ia akan menjawabnya? kamu ingin tahu apa yang hendak ia pilih.
Ah, kamu tidak ingin jadi seorang yang memberi keputusan sendirian kan...
Tapi, meski tidak suka hidup itu juga memang harus memilih. Tidak boleh pula melewatkan peluang dalam banyak pilihan. tidak pula tahu kapan terlambat datang sambil menertawaimu.
Hey, bukankah ketika kamu kini mencintainya, kamu sudah memilih?
....
ugh
oh, hai?
-
Woah, it's been like... almost 20 years since i made this blog???
I remember when i made this blog i was in first year of senior high school.
that time...
2 hari yang lalu
0 komentar