sebentuk bayang senja sudah berbeda
serupa sama terduduk berdua
terpaut lama saling mengeja
menarik jemari, menata keping-keping yang berantakan
Barangkali kita sedang singgah
di kotak berisikan cerita-cerita
mengurai sebentuk janji yang membentang
kau mencipta irama dari gelas-gelas kaca
berdenting
menyuarakan jejak-jejak kita
yang kadang berlarian,
dan mencoba untuk berjalan beriringan
Katamu, tidak ada janji yang bisa ditepati
sebelum angin membawa kita
melihat kelopak-kelopak bunga tertiup beraturan
kau nampak dalam senyuman
yang dulu tersembunyi
dalam pertanyaan-pertanyaan
yang mengakar di dasar rasa
dan dalam selipan barangkali yang jumlahnya tak terhitung
kau nampak dalam senyuman
menggenggam jawaban
juga selipan barangkali yang menjadi pasti
[...]
#gatau ini bisa dibilang
#puisi dari masa depan /atau engga T^T
0 komentar