Seorang pelayan menyambutku,
Bertanya dengan senyum paling indah
Aku menyerahkan sebungkus biji kopi,
Buatlah yang paling enak;
Ranumnya tercium rupa-rupa
Melankolis, ambisius, tenang
Secangkir kopi sampai padaku
Di tangan sang pelayan kedai kopi,
Aku ingin memintanya disini,
menikmati secangkir lagi lalu menyelami malam
Biji kopiku sudah terteguk manis,
Mengisi lipatan-lipatan pagi yang lama tidak tertidur
"Cappucino!
Moccachino
di kejauhan mereka memanggilmu
Lalu kamu menoleh penuh hasrat
Kamu mencintai kopi
Karenanya kamu meraciknya biar ranum dan manis
Ah lalu secangkir ini apa istimewanya?
Masih ada cangkir lain yang berebut untuk secangkir kopi; di kedai kopi
#30D12C
#Jakarta-Bogor, 15 November 2014
oh, hai?
-
Woah, it's been like... almost 20 years since i made this blog???
I remember when i made this blog i was in first year of senior high school.
that time...
2 hari yang lalu
0 komentar