detik sedang berlari
sebab pagi sudah terlanjur bangun
dan bercerita dini hari
tentang waktu yang tidak lagi memilih jeda
untuk dijadikan tempat singgah dari kelelahan
lalu aku ingat,
selembar puisi, yang jatuh diterbangkan angin
mengalir mengikuti hidup; yang katanya nafas semakin punya ukuran
ada pertanyaan tersamar bersama puitisnya
serupa aroma pagi yang berbisik: ini pagi terakhir,
untuk sisa nafas yang tinggal segelas hari
makin menguap lalu berkurang,
ya, detik semakin cepat berlari...
detaknya pun semakin bergema,
#30D3C
#Jakarta, November 2014
oh, hai?
-
Woah, it's been like... almost 20 years since i made this blog???
I remember when i made this blog i was in first year of senior high school.
that time...
2 hari yang lalu
0 komentar