-
ingatlah ketika malam merengkuh kehampaanmu
bersandar kau pada hamparan angkasa yang
tampakkan gemintang.
air matamu, mengalir lewat bulir-bulir do'a
ADA SARAN BUAT JUDULNYA?
cerita singkatnya begini,
seorang anak bernama Guntur, yang tinggal di dusunnya yang terpencil.
Setelah gurunya meninggal, ia sempat putus asa, namun sahabat baiknya Imran, mengingatkannya akan sesuatu, sesuatu yang membuat semangatnya berkobar lagi.
Dengan keputusan yang mantap, Guntur nekad pergi ke kota, menumpang truk pengangkut kayu.
Sampainya di kota, Guntur tersesat, namun dia ditolong seseorang yang baik hati, memilihkan tempat yang cocok untuk Guntur, sebuah pesantren. Lewat pesantren itulah Guntur mengenal agamanya lebih dalam, agama yang sudah dilupakan di dusunnya.
Akhirnya, tujuh tahun lamanya, Guntur kembali ke dusunnya, menebus rindu pada keluarganya, pada kunang-kunang yang senantiasa menemani malam-malamnya dulu. Kunang-kunang yang hilang ketika ia tiba di kota.
Guntur melakukan banyak perubahan. ia mendirikan sekolah kecil untuk anak-anak kecil di dusunnya. Ia mendirikan sebuah surau, yang awalnya di kekang banyak masyarakat.
Ia harus berdebat dengan sahabatnya tentang islam dan nasrani. Ia harus siap menghadapi kemarahan Kakaknya. Sikap kakaknya, setelah 7 tahun Guntur tidak bertemu, berubah menyeramkan.
Ia memaknai kembali adiknya yang bisu dan tuli karena neneknya membawanya ke dukun di dusunnya
Guntur di dusunnya, menjadi cerminan baru, membawa islam yang peduli terhadap suadara-saudara, menyalurkan ilmu-ilmu islam kepada anak-anak. Guntur membangun dusunnya, dusun yang ramai oleh kunang-kunang di malam hari, dusun yang sekarang riuh ramai oleh suara anak-anak yang membaca qur'an. Meski harus ada yang pergi ...
ADA SARAN BUAT JUDULNYA?
buat hari ini, untuk lomba -___-
cerita singkatnya begini,
seorang anak bernama Guntur, yang tinggal di dusunnya yang terpencil.
Setelah gurunya meninggal, ia sempat putus asa, namun sahabat baiknya Imran, mengingatkannya akan sesuatu, sesuatu yang membuat semangatnya berkobar lagi.
Dengan keputusan yang mantap, Guntur nekad pergi ke kota, menumpang truk pengangkut kayu.
Sampainya di kota, Guntur tersesat, namun dia ditolong seseorang yang baik hati, memilihkan tempat yang cocok untuk Guntur, sebuah pesantren. Lewat pesantren itulah Guntur mengenal agamanya lebih dalam, agama yang sudah dilupakan di dusunnya.
Akhirnya, tujuh tahun lamanya, Guntur kembali ke dusunnya, menebus rindu pada keluarganya, pada kunang-kunang yang senantiasa menemani malam-malamnya dulu. Kunang-kunang yang hilang ketika ia tiba di kota.
Guntur melakukan banyak perubahan. ia mendirikan sekolah kecil untuk anak-anak kecil di dusunnya. Ia mendirikan sebuah surau, yang awalnya di kekang banyak masyarakat.
Ia harus berdebat dengan sahabatnya tentang islam dan nasrani. Ia harus siap menghadapi kemarahan Kakaknya. Sikap kakaknya, setelah 7 tahun Guntur tidak bertemu, berubah menyeramkan.
Ia memaknai kembali adiknya yang bisu dan tuli karena neneknya membawanya ke dukun di dusunnya
Guntur di dusunnya, menjadi cerminan baru, membawa islam yang peduli terhadap suadara-saudara, menyalurkan ilmu-ilmu islam kepada anak-anak. Guntur membangun dusunnya, dusun yang ramai oleh kunang-kunang di malam hari, dusun yang sekarang riuh ramai oleh suara anak-anak yang membaca qur'an. Meski harus ada yang pergi ...
ADA SARAN BUAT JUDULNYA?
buat hari ini, untuk lomba -___-
aku mau kelabu
takkah kau tahu
maksudku
bagaimana mengubahnya?
malam rabu lagi
ketika kesalahan padamu terukir lagi
RABU
takkah kau tahu
maksudku
bagaimana mengubahnya?
malam rabu lagi
ketika kesalahan padamu terukir lagi
RABU
aku menjatuhkannya
semakin berderai
setetes demi setetes
tangisan di pagi hari
lebih dulu dari kelabu menjatuhkan gerimis
semakin berderai
setetes demi setetes
tangisan di pagi hari
lebih dulu dari kelabu menjatuhkan gerimis





