mencintainya dengan kadar biasa saja.
Hai! Malam ini hujan.
Belum berhenti, jadi pingin ngeteh...
Saya mau cerita tentang rumah saya. Yang baru ditinggali belum 10 tahun. Rumah yang akhirnya rumah sendiri. Lebih baik daripada rumah kontrakan atau pun rumah yang dulu ditinggali.
Rumah yang tahun demi tahun akhirnya ada kolam ikannya. Juga pohon mangga yang suka berbuah setelah kami tinggali.
Saya mau cerita tentang ruangan baru. Kira-kira dibangun 2 atau 3 tahun lalu. Ada 4 ruangan. Tepatnya disamping rumah. isinya ada tivi serta kulkas jualab yoghurt. Ada tempat jemuran beserta mesin cuci lucu. Juga kamar mandi cadangan kalau ada tamu atau keadaan darurat.
Air showernya jugak lebih besar dan airnya lebih dingin. Kamar mandinya kecil sih. Dan yang horornya itu, lampunya. Lampunya suka konslet. Naasnya sering banget pas sore hari, disaat matahari tidak lagi terang benderang, saya mau mandi. Lampunya malah mati... dan pas saya gamau make, lampunya iduup.. gue salah apa sama nih kamar mandi T.T
Mungkin kabel listriknya yang kudu dibenerin kali ya.. /plak
Dan semalam, entah kenapa. Pas saya mau tidur, pintu kamar tetiba kebuka sendiri. Saya diem, saya celingak celinguk... dirumah cuma berdua semalem. Sama ibu saya doang. Lantas saya tutup lagi. Trus beberapa saat kebuka lagi /inihoror. Terus jadi dingin wuuusss ada angin mungkin.. tapi maren2 pintunya kaga pernah kebuka sendiri.
Oke, saya bukan orang penakut-penakut amat kok. Masih berani nonton horor kalau ada temennya. Masih berani ke tempat jemuran kosan malam hari sebelum mendengar cerita-cerita horor senior, masih bisa melupakan kejadian beberapa tahun lalu di waktu maghrib kok /malah diinget2/
Sampai ketika saya akhirnya tertidur dengan keadaan pintu kebuka dan emang rumah lampunya dimatiin semua, saya kebawa mimpi sama pintu kebuka sendiri. Terus malah mimpi masuk dunia teka-teki, semacam lagi wisata uji nyali /plak. Anehnya itu ada adegan pintu kebuka-tutup sendiri dan masuk ke kuil di thailand /iniapabangetmimpi/ trus harus ngikutin jalan teka-teki semacam pesan beruntun dan harus punya botol racun buat menetralisir masuk ke ruangan berikutnya lewat lubang. Lubangnya kecil...
Namanya mimpi ya, tetiba jadi ada di sebuah ruangan, terus nunggu loading-an game yang akhirnya saya gak perlu jungkir balik masuk lubang buat menyelesaikan itu wisata.
Eh kok jadi manjang gini. Yah, intinya cuma mau nulis aja, mumpung inget dan mumpung berbau horor sedikit.
Lama-lama saya jugak nyadar. Kenapa malam hari di rumah saya yang sejuk ini kadang dingin. Ternyata saya suka lupa nutup jendela kamar! Haha
Oke, saya mulai kambuh, migran lagi. Selamat tidur!
Bukan temennya momotaru. Apalagi adiknya, apalagi ibunya. Dia cuma orang lewat yang kebetulan seperjuangan *loh*
Pagi ini, kembali bangun dini hari, setelah tidur yang gak nyenyak. Dan nyenyaknya baru menjelang tengah malam.
Biasanya pagi-pagi udah diantar naik mobil. Tapi hari ini pake motor. Naik motor di pagi buta tanpa helm dan cuma pakai sweter abal-abal buatan ibu saya itu dingiiin dan bikin mata perih serta muka yang rasanya ditampar-tampar angin. Iya, saya gak punya jaket. Sekalinya punya itu jaket kampus dan kegedean .___. Dan entah dimana sekarang /seseorang tolonglah belikan saya jhakeheeeet~/ #plak
Karena berangkatnya gak seekstrim selasa kemarin, pas nyampe setasiun udah rame. Tapi gak serame senin selasa. Dan tetiba kereta syudah datang terlambat. Jam 4.15.
Oke. Saya tinggal mengontak seseorang dan memintanya bareng. Eh ga bareng jugak gapapa sih sebenernya... kemarin saya sudah uji coba menaiki metro mini dan sampai sekolahan jam 6.00
Oke. Selamat berjuang~/apadehyaini/
Motohiro Hata - Himawari no Yakusoku (ひまわりの約束, Janji Bunga Matahari)
Ost. Stand By Me Doraemon
Doushite kimi ga naku no.. mada boku mo naite inai noni
Jibun yori kanashimu kara tsurai no ga dotchi ka wakaranaku naru yo
Garakutadatta hazu no kyou ga futari nara takaramono ni naru
Mengapa kau menangis? padahal aku masih belum menangis
Betapa menyedihkannya aku, bahkan aku tidak tau apa yang salah dengan diriku
Hari ini akan menjadi harta karun bagi kita berdua
Soba ni itai yo kimi no tame ni dekiru koto ga boku ni aru kana
Itsumo kimi ni zutto kimi ni waratteite hoshikute
Himawari no youna massugu na sono yasashisa wo nukumori wo zenbu
Kore kara wa boku mo todokete ikitai
Koko ni aru shiawase ni kidzuita kara
Apakah aku masih memiliki kesempatan untuk berada disampingmu?
Kau dan aku selalu tertawa, itulah yang selalu ingin aku lihat
Kau yang lembut seperti bunga matahari dengan semua kehangatan
Sekarang aku juga ingin memberitahumu
Karena aku sudah merasa bahagia disini
Touku de tomoru mirai moshimo bokura ga hanarete mo
Sorezore aruite yuku sono saki de mata deaeru to shinjite
Chiguhagu datta hazu no hohaba hitotsu no you ni ima kasanaru
Kita bahkan sering menyapa masa depan dari kejauhan
Aku percaya masa depanmu akan lebih baik jika seperti ini
Aku selalu mengharapkanmu sebagai satu langkah yang aku tempuh
Soba ni iru koto nanigenai kono shunkan mo wasure wa shinai yo
Tabidachi no hi te wo furu toki egao de irareru you ni
Himawari no youna massugu na sono yasashisa wo nukumori wo zenbu
Kae shita ikeredo kimi no koto dakara mou juubun da yotte kitto iu kana
Jangan pernah lupakan saat-saat kau berada disini disampingku
Kau tetap tersenyum saat berjabat tangan sebelum kita berpisah
Kau yang lembut seperti bunga matahari dengan semua kehangatan
Bila kau ingin kembali, bisakah kau mengatakannya dengan cukup yakin?
Soba ni itai yo kimi no tame ni dekiru koto ga boku ni aru kana
Itsumo kimi ni zutto kimi ni waratteite hoshikute
Himawari no youna massugu na sono yasashisa wo nukumori wo zenbu
Kore kara wa boku mo todokete ikitai
Hontou no shiawase no imi wo mitsuketa kara
Apakah aku masih memiliki kesempatan untuk berada disampingmu?
Kau dan aku selalu tertawa, itulah yang selalu ingin aku lihat
Kau yang lembut seperti bunga matahari dengan semua kehangatan
Sekarang aku juga ingin memberitahumu
Karena aku sudah menemukan arti kebahagiaan yang sebenarnya

